Ridwan, M.T

Lecturer UIN Ar-raniry Banda Aceh

Hari 1 Diklatsar – Penguatan Materi Lokal

ridwanmerdu.com | Pelaksanaan Diklatsar C-ASN UIN Ar Raniry banda Aceh memasuki pelaksanaan hari pertama. Sejumlah peserta Diklatsar telah mempersiapkan beberapa perlengkapan yang dibawa selama pelaksanaan kegiatan Diklatsar. Sesuai arahan panitia pelaksana (Badan Diklat Keagamaan) Aceh, ada beberapa aturan untuk perlengkapan yang perlu disiapkan oleh peserta.

Perlengkapan ini diperlukan oleh peserta sebagai kebutuhan setiap peserta. Adapun daftar list perlengkapan peserta diklatsar yaitu:

  • Celana warna hitam dan Baju putih lengan panjang
  • Baju kaos berkerah warna hijau dan putih
  • Menggunakan sepatu warna hitam (sepatu resmi)
  • Membawa baju batik dan baju Korpri

Persiapan kebutuhan perlengkapan ini, peserta harus menyiapkan sendiri dan harus sesuai warna sesuai ketentuan. Kebanyakan peserta membawa perlengkapan secukupnya selama di asrama. Para peserta diinapkan di Wisma Pasca Sarjana UIN Ar Raniry Banda Aceh. Sesuai kapasitas kamar yang disediakan, setiap kamar ditempati oleh 3 s.d 4 peserta.

Materi Penguatan Materi Lokal

Pembukaan Diklatsar dibuka langsung oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Aceh, Drs. H. M. Daud Pakeh didampingi oleh Badan Diklat Keagamaan (BDK) Aceh selaku panitia pelaksana Diklatsar. Proses pembukaan berlangsung sederhana dengan susunan acara dilakukan langsung oleh peserta diklat.

Hari pertama pelaksanaan Diklatsar, peserta langsung memasuki kelas untuk mengikuti materi. Terdapat 2 materi yang pada hari pertama diklat, yaitu:

  • Muatan Teknis Substantif Lembaga (MTSL), dan
  • Overview kebijakan Penyelenggaraan Pelatihan.

Diklatsar CPNS

Materi pertama tentang Muatan Teknis Substantif Lembaga (MTSL) yang disampaikan oleh Bapak Daud Pakeh. Dalam penyampaiannya, Daud Pakeh menyampaikan tentang kinerja dan program Kementerian Agama dan Kanwil Aceh. Banyak hal disampaikan berkaitan dengan kegiatan-kegiatan kemenag yang telah dilaksanakan dan akan dilaksanakan. Ada 5 (lima) Nilai budaya dalam Kementerian Agama, yaitu:

  1. Integritas
  2. Profesionalitas
  3. Inovasi
  4. Tanggung Jawab
  5. Keteladanan

Berikut pemahaman dari ke-5 nilai budaya tersebut:

  1. INTEGRITAS

Yaitu Keselarasan antara hati, pikiran, perkataan, dan perbuatan yang baik dan benar. Indikasi Positifnya yaitu:

  • Bertekad dan bekemauan untuk berbuat yang baik dan benar;
  • Berpikiran positif, arif, dan bijaksana dalam melaksanakan tugas dan fungsi;
  • Mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  • Menolak korupsi, suap, atau gratifikasi.

Sedangkan Indikasi Negatif yaitu:

  • Melanggar sumpah dan janji pegawai/jabatan;
  • Melakukan perbuatan rekayasa atau manipulasi;
  • Menerima pemberian dalam bentuk apapun di luar ketentuan.

2. PROFESIONALITAS

Yaitu Bekerja secara disiplin, kompeten, dan tepat waktu dengan hasil terbaik. Beberapa indikasi positifnya yaitu:

  • Melakukan pekerjaan sesuai kompetensi jabatan;
  • Disiplin dan bersungguh-sungguh dalam bekerja;
  • Melakukan pekerjaan secara terukur;
  • Melaksanakan dan menyelesaikan tugas tepat waktu;
  • Menerima reward and punishment sesuai dengan ketentuan.

Sedangkan indikasi negatifnya yaitu:

  • Melakukan pekerjaan tanpa perencanaan yang matang;
  • Melakukan pekerjaan tidak sesuai dengan tugas dan fungsi;
  • Malas dalam bekerja;
  • Melakukan pekerjaan dengan hasil yang tidak sesuai dengan standar.

3. INOVASI

Mengandung makna menyempurnakan yang sudah ada dan mengkreasi hal baru yang lebih baik. Indikasi positifnya yaitu:

  • Selalu melakukan penyempurnaan dan perbaikan berkala dan berkelanjutan;
  • Bersikap terbuka dalam menerima ide-ide baru yang konstruktif;
  • Meningkatkan kompetensi dan kapasitas pribadi;
  • Berani mengambil terobosan dan solusi dalam memecahkan masalah;
  • Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam bekerja secara efektif dan

Sedangkan indikasi negatifnya yaitu:

  • Merasa cepat puas dengan hasil yang dicapai;
  • Bersikap apatis dalam merespons kebutuhan stakeholder dan user;
  • Malas belajar, bertanya, dan berdiskusi;
  • Bersikap tertutup terhadap ide-ide

4. TANGGUNG JAWAB

Indikasi Positif yaitu:

  • Menyelesaikan Pekerjaan dengan baik dan tepat waktu
  • Berani mengakui kesalahan
  • Bersedia menerima konsekuensi
  • Melakukan langkah-langkah perbaikan
  • Mengatasi masalah dengan segera
  • Komitmen dengan tugas yang diberikan

Indikasi Negatif yaitu:

  • Menunda nunda dan/atau menghindar dalam melaksanakan tugas
  • Selalu merasa benar dan menyalahkan orang lain
  • Menolak resiko atas hasil pekerjaan
  • Memilih-milih pekerjaan sesuai dengan keinginan pribadi
  • Menyalahgunakan wewenang dan tanggung jawab.

5. KETELADANAN

Menjadi contoh yang baik bagi orang lain. Indikasi Positif yaitu:

  • Berakhlak terpuji;
  • Memberikan pelayanan dengan sikap yangbaik, penuh keramahan, dan adil;
  • Membimbing dan memberikan arahan kepada bawahan dan teman sejawat;
  • Melakukan pekerjaan yang baik dimulai dari diri sendiri.

Indikasi Negatif yaitu:

  • Berakhlak tercela;
  • Melayani dengan seadanya dan sikap setengah hati;
  • Memperlakukan orang berbeda-beda secara subjektif;
  • Melanggar peraturan perundang-undangan;
  • Melakukan pembiaran terhadap bentuk

Ada banyak pengalaman dan cerita yang disampaikan oleh Kanwil Kemenag Aceh untuk memberikan motivasi kepada peserta Diklatsar. Pengalaman pribadi selama menjabat kanwil kemenag Aceh dan pengalaman lainnya ketika menduduki beberapa jabatan. Pengalaman ini diceritakan untuk jadi panduan bagi peserta Diklat ketika nantinya dipercayakan menjadi pimpinan pada instansi masing-masing atau setelah menjadi ASN.

Materi 2 : Overview kebijakan Penyelenggara Pelatihan

Materi ini disampaikan oleh staf BDK Aceh yaitu Tuah Rizkiyah, ST. Dalam penyampaiannya disampaikan tentang beberapa aturan diklat, hak dan kewajiban peserta diklat, Pelayanan selama Diklat, Kode sikap perilaku peserta dan Evaluasi Pelatihan.

Yang menjadi priotas peserta Diklatsar CPNS  disini adalah kedisiplinan terhadap aturan. Peserta harus hadir tepat waktu setiap masuk materi dan apel. Peserta tidak dibolehkan keluar dari kompleks asrama, jika keluar harus ada ijin dari panitia. Beberapa aturan lainnya juga harus diterapkan baik ketika penyampaian materi maupun ketika menginap di asrama.

Proses pelaksanaan Diklat dilakukan selama 51 hari dengan rincian, 21 hari di tempat Diklat (ON CAMPUS) dan 30 hari di instansi masing-masing. Secara lengkapnya, proses pelaksanaan diklatsar CPNS seperti tampak pada gambar berikut:

Kurikulum pelaksanaan Diklatsar CPNS 2018 seperti tampak pada gambar berikut:

Untuk Evaluasi Akhir peserta, ada batasan nilai yang harus didapatkan peserta untuk dinyatakan LULUS Diklatsar, yaitu: