Ridwan, M.T

Lecturer UIN Ar-raniry Banda Aceh

Belajar Bareng Internet Marketing Untuk Anak Yatim

Bertempat di Cafe Cot Trieng Kec. Meureudu Kabupaten Pidie Jaya, selama 2 hari saya dipercayakan untuk memberikan materi tentang Internet Marketing kepada anak-anak yatim. Kegiatan ini dilaksanakan oleh panitia yang bergerak dalam program ORPHAN KAFALA YTM 002 Pidie Jaya. Tema yang diambil dalam kegiatan ini adalah “Media Sosial vs Bisnis Online”.

Sesuai temanya, target akhir yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah bagaimana mengarahkan anak-anak Yatim untuk mampu memanfaatkan Media Sosial untuk bisnis online. Materi ini memang baru pertama kali bagi saya pribadi untuk diajarkan. Namun, bekal dari sumber-sumber bacaan dan pengalaman menggunakan media sosial, akhirnya menjadi suatu kegembiraan tersendiri untuk mampu menyampaikannya secara maksimal.

INTERNET POSITIF

Baru-baru ini Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan fatwa tentang haram Bermain Game PUBG dan sejenisnya. Fenomena bermain Game Online Pada Smartphone yang dapat melalaikan dikalangan anak-anak dan remaja sulit untuk bisa dihentikan segera.  Jika kita memaksakan akan membuat si anak menjadi marah dan memberontak, akhirnya banyak anggapan bahwa penggunaan internet membawa kehal Negatif.

Berdasarkan hal tersebut, ada suatu tindakan yang dapat dilakukan untuk mengubah kebiasaan bermain game online pada anak-anak, yaitu dengan cara mengarahkannya ke hal positif. Susah memang untuk bisa langsung merebahnya, namun sedikit demi sedikit jika kita yakin, insyaAllah akan berhasil. Hal inilah yang coba saya sampaikan dalam materi kegiatan ini. Anak-anak yatim harus melihat kemampuan dan peluang dari perkembangan teknologi informasi. Melalui Bisnis Online yang hanya menggunakan media sosial, mereka mampu menghasilkan uang.

PILIHAN BISNIS ONLINE

Ada beberapa peluang yang menjadi pilihan awal dalam memulai bisnis online. Mereka bisa menjadi seorang Supplier, Reseller atau Dropshipper. Jika mereka punya kemampuan untuk menciptakan produks, ini akan menjadi suatu modal besar untuk memulai bisnis online. Mereka hanya perlu memikirkan bagaimana caranya melakukan pemasaran produks tersebut melalui media sosial. Pilihan menjadi Reseller berlaku bagi mereka yang tidak punya produks atau barang. Menjadi Dropshipper juga hal yang sama bagi mereka yang tidak punya barang.

Memulai bisnis online bukanlah suatu hal yang sulit untuk dijalani. Punya tekad, usaha dan kemauan sudah menjadi modal untuk memulainya. Anak-anak Yatim yang ikut pelatihan ini punya rencana masing-masing-masing-masing untuk mulai berbisnis online. Terbukti ketika mereka satu persatu saya persilahkan untuk memaparkan “ide usahanya”. Semuanya memberikan gambaran apa saja produks yang akan mereka jual. Mulai dari bisnis hijab, kue, baju, sepatu dan lainnya.

PERAN PEMERINTAH

Ada hal yang bisa dilakukan khususnya Bagi Pemerintah dalam mengatasi fenomena pemanfaatan internet negatif. Salah satunya adalah : Menjadikan dan Mengarahkan Penggunaan Internet dan Smartphone kearah Positif. Pemerintah harus mampu mengarahkan mereka untuk dapat menghasilkan uang untuk menjadi Pengusaha Pemula menggunakan smartphone melalui *Bisnis Online (Internet Marketing)*. Dengan cara seperti ini, insyaAllah perilaku mereka yang kecanduan Game sedikit2 akan menghilang, mereka akan cerdas menggunakan internet, pada akhirnya dari menggunakan internet negatif akan menjadi kehal positif. Hadirnya Pemerintah untuk memberikan solusi bagi Rakyatnya ketika dianggap perilaku tersebut menjadi ancaman generasi kedepan.

Alhamdullilah, kegiatan pelatihan ini berjalan sesuai keinginan panitia pelaksana. Di sesi akhir  penutupan, saya memberikan motivasi bagi mereka untuk dapat langsung melakukan Bisnis Online setelah pelatihan. Jika saya menemukan barang yang mereka jual belikan melalui media sosial atau toko online ya, saya akan langsung melakukan order.

Yao kita semua, jadikan Internet menjadi Positif dan menjadi pemasukan untuk kebutuhan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *.

*
*
You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">HTML</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>